Friday, 02 May 2014 14:18

Menteri BUMN Hendaknya Tidak Berpolitik Praktis

Sebanyak 29 serikat pekerja yang mendirikan Federasi Serikat Pekerja (FSP) Sinergi BUMN minta Meneg BUMN Dahlan Iskan untuk konsisten tidak berpolitik praktis, sebagaimana instruksi kepada seluruh Direksi BUMN untuk tidak berpolitik praktis.

“Kami minta Meneg BUMN untuk fokus dan konsentrasi penuh memajukan Badan Usaha Milik Negara. Agar bagaimana semua BUMN memberikan kontribusi yang besar kepada negara dan menjadi perusahaan negara yang menguntungkan serta karyawannya sejahtera,” kata Ketua Umum FSP Sinergi BUMN Ahmad Irfan di Jakarta, Senin.

Jika mau menjadi calon presiden dan sudah masuk sebagai anggota partai politik Demokrat maka sebaiknya mengundurkan diri dari Meneg BUMN, seperti yang dilakukan Gita Wirjawan yang mundur dari menteri perdagangan karena ikut konvensi calon presiden dari Partai Demokrat.

“Dahlan Iskan pernah mengeluarkan instruksi kepada direksi BUMN untuk tidak ikut berpolitik praktis agar bisa fokus mengembangkan perusahaan negara dan memberikan kontribusi besar kepada negara dan rakyat. Tapi kini malah dia yang sibuk berpolitik praktis,” kata Irfan, saat acara penetapan pengurus FSP Sinergi BUMN dan peresmian kantor FSP Sinergi BUMN di kantor Garuda Indonesia, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Dalam acara itu hadir pula Direktur SDM dan Umum Garuda Indonesia Heriyanto Agung Putra.

Ketua umum FSP SINERGI BUMN ini juga menyesalkan sikap Meneg BUMN Dahlan Iskan yang kurang ramah dan tidak merangkul serikat pekerja dan federasi SP di BUMN untuk ikut serta dalam memajukan perusahaan negara.
Untuk memajukan BUMN, Kemeneg BUMN sebaiknya menggerakkan manajemen dan juga seluruh karyawannya melalui serikat pekerja dan federasi serikat pekerja. Federasi SP dan serikat pekerja harus menjadi bagian penting dalam memajukan BUMN dan kesejahteraan karyawannya.

“Karyawan, Serikat Pekerja BUMN, dan Federasi SP Sinergi BUMN harus dijadikan sebagai salah satu stake holder BUMN,” tambah Irfan.

Sebanyak 29 SP BUMN yang tergabung dalam FSP Sinergi BUMN di antaranya adalah SP Garuda Indonesia, Jasa Marga, PGN, LKBN ANTARA, LEN, INKA, Dahana, Reindo, Peruri, ASDP, KAI, dan Indo Farma.(ant/hrb)

Read 445 times